Waktu aku masih SD, di dusun kami masih banyak tikus masuk rumah ato pun masjid. Kita biasanya ngaji 2 kali, yakni habis asar dan habis maghrib ato isa. Empat temen saya datang terlambat buat sholat maghrib berjamaah. Akhirnya mereka disuruh sholat berjamaah sendiri, si Emen jadi imamnya, Warjo, Surip dan Tuying jadi makmum.
Pas lagi baca surat fatihah khusuk-khusuknya, seekor tikus tiba-tiba jatuh dari langit-langit yang masih bolong tepat didepan Emen. Si Emen pun kaget
"Astaghfirulloh... Curut..." Kata Emen. Si Warjo yg tepat dibelakangnya pun mencoba mengingatkan Emen
"Men, jangan ngomong. Batal loh sholatnya"
"Kamu juga ngomong?" kata Surip yang ada di Samping kiri Warjo
"Kamu ngomong juga" bales Warjo.
"Untung aku nggak ngomong" Tuying membela diri.
Pas lagi baca surat fatihah khusuk-khusuknya, seekor tikus tiba-tiba jatuh dari langit-langit yang masih bolong tepat didepan Emen. Si Emen pun kaget
"Astaghfirulloh... Curut..." Kata Emen. Si Warjo yg tepat dibelakangnya pun mencoba mengingatkan Emen
"Men, jangan ngomong. Batal loh sholatnya"
"Kamu juga ngomong?" kata Surip yang ada di Samping kiri Warjo
"Kamu ngomong juga" bales Warjo.
"Untung aku nggak ngomong" Tuying membela diri.


1 komentar:
Batal juga tuh
Posting Komentar
Silahkan berkomentar kawan. Mudah kok, tinggal pilih dengan akun Googel, Wordpress, Nama dan URL/Nama Saja, atau Anonymous :)