Akan tetapi iklan terbaru partanya Bu Mega ini ternyata mencantumkan BLT di dalamnya. PDIP mengklaim dirinya telah turut mensukseskan proses pembagian BLT dengan cara mengawal proses pembagian BLT.
Bukankah PDIP dulu sangat menentang adanya BLT? Kenapa tiba-tiba sekarang ko jadi ikut mensukseskan geto???
Hmm… ternyata langkah politik PDIP menolak BLT menjadikan boomerang yang siap mencabik-cabik tubuhnya. Kita semua sebenarnya tahu, siapa seh masyarakat warga negara Indonesia yang ogah dikasih duit cuma-cuma. Meski harus berjubal, berdesak-desakkan, tapi demi mendapatkan 300 ribu rupiah, akan dilakukan masyarakat kita. Terlebih lagi masyarakat yang berada pada lapisan grassroot, yang notabenenya adalah masa dari PDIP.
Tentu hal ini tidak sejalan dengan pemikiran salah satu Putri almarhum Soekarno itu yang begitu gencar melakukan serangan aksi menolak BLT. Apa yang terjadi? Bisa diramal sendiri, pemilih PDIP akan banyak berkurang, berpindah ke rival abadinya, Golkar atau pun Demokrat yang telah menjadi penguasa, aktor adanya BLT. Menyadari hal ini akhirnya…. PDIP mengubah gaya bicaranya melalui iklan terbarunya.
Idealisme??? Buang sejauh-jauhnya…!


4 komentar:
sudah biasa itu maah.....blunder khannnn...akhirnya...!?
Hei ....kunyuk!
PDIP selalu yang terbaik, tanpa mega Indo ini enggak aman dan enggak bakalan makmur....
Lihat aja dulu Hamzah Haz poligami
Yusuf Kalla pecundang yang ingin menyaingi SBY
Sementara orba mau hidup kembali
Pilih mega, aja zaminnnn mantapppp tenannnn
OH YA....
MERDEKAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
HIDUP MEGAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
Hmm... Pendukung mega apa emosional kayak gini yach... Tenang dulu bung, semua orang memang memiliki kekurangan dan kelebihan....
Posting Komentar
Silahkan berkomentar kawan. Mudah kok, tinggal pilih dengan akun Googel, Wordpress, Nama dan URL/Nama Saja, atau Anonymous :)