Tampilkan postingan dengan label Catatan Hari Ini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catatan Hari Ini. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Juni 2012

Lagi-lagi Rokok

By Adi Panca | At 07.56.00 | Label : , , | 0 Comments

Entah sejak kapan saya membenci rokok dan perokok sembarangan. Padahal, seingat saya, pada saat masih SMP dulu saya memiliki rencana sebagai supplier rokok yang waktu itu saya pikir akan menjadi bisnis yang paling menguntungkan. Kenapa? Karena saya yakin, rokok pasti akan selalu laku keras, selalu habis dan selalu diburu saat kosong. Jujur, ketika SMP kelas 3 saya sempat nyicipin barang ini, bahkan ketika kelas 1 SMA saya masih konsumsi. Tapi tiba-tiba terhenti begitu saja, alasannya ga asik dan ga enak.
Bahasan saya sebenernya masalah yang ada di rumah tangga tetangga-tetangga saya di Indramayu. Begini, saya hanya akan mengangkat dua kasus saja, karena ini yang paling dekat dan saya bisa liat langsung kondisinya.
Keluarga 1: dia bekerja pada ayah saya sebagai pelayan mie ayam. Gaji yang diberikan oleh ayah sekitar Rp. 50.000 perhari. Bukan hanya itu, setiap harinya ada uang makan senilai Rp. 40.000 dan meskipun sudah ada uang makan, ayah saya selalu membawa bekal untuk makan pegawainya plus juga makan mie ayam+minuman apapun gratis. Saya pikir, enak sekali menjadi pegawai ayah saya, saya juga mau. Hehe.. tapi memang kerjanya lebih dari 12 jam. Tapi asumsinya Rp. 90.000 itu bersih loh. Jika setiap bulan ayah saya berjualan 25 hari (karena setiap jumat libur), maka gaji bersih pegawai ayah saya adalah sekitar Rp. 2.250.000, betul? Saya pikir ini gaji yang sangat besar bagi seorang karyawan yang sama sekali tidak lulus sekolah dasar. Bahkan penghasilan saya, yang anak kuliahan, belum segitu.
Tetapi apa yang terjadi? Rumahnya, halamannya, dandanannya compang camping. Apakah dia menghemat? Ternyata tidak. Karena dia tidak memiliki tabungan sepeserpun. Bagaimana saya tahu? Ketika anak keduanya lahir dan harus melalui operasi sesar, keluarga ini tidak memiliki biaya sepeserpun untuk membayar biaya rumah sakit. Akhirnya, ibu saya yang nalangin. Tabungan untuk pendidikan anak-anaknya pun tidak ada. Tetapi jika saya melihatnya di tiap hari-harinya, maka tidak ada pemandangan selain ada asap rokok dari mulutnya. Perhari mampu menghabiskan 2 bungkus - yang diakui. Padahal biaya perbungkus rokok yang dia konsumsi sekitar 10.000, kadang-kadang yang merk lebih mahal. Ironisnya, ketika anaknya butuh membuat akte kelahiran dan anak pertamanya ingin dibelikan sepeda ontel, mereka tidak memiliki uang. Lebih ironis lagi ketika sang suami ini sering sakit-sakitan akan tetapi mulut tetep ngebul.
Keluarga 2: lebih ironis lagi. Karena dia tidak memiliki penghasilan tetap, bahkan tidak tetap berpenghasilan. Kata orang-orang yang lebih lama mengamatinya, dia lebih banyak di rumah ketimbang istrinya. Agak sedikit malu ketika beliau adalah lulusan pondok pesantren, mahir bahasa arab, ngajinya juga jago. Tetapi seperti itu. Setiap harinya dia mampu menghabiskan 2 bungkus rokok (menurut pengakuan istri) seharga Rp. 13.000. Jika angka itu dikalikan dengan 30 hari, maka dia menghabiskan Rp. 390.000 perbulan untuk rokok. Ironisnya lagi, ketika anaknya yang berumur 5 tahun meminta sepeda, susahnya minta ampun untuk mengeluarkan duit sebesar Rp. 300.000 doang. Kondisi rumah? Tidak jauh berbeda dengan keluarga pertama. Hanya saja lebih besar, warisan dari almarhum ibu dari sang istri.
Saya tidak mau banyak komentar lagi deh. Saya juga tidak mau menghujat keduanya karena mungkin di Mata Alloh kedua insan ini lebih mulia. Tetapi dalam kasus ini, mereka egois. Ingat akan hak istri dan anak akan harta yang kita miliki, ingat hak tubuh akan kesehatan, ingat juga hak istri akan kesegaran nafas, dan ingat ketika makan bawang yang nggak terlalu bau aja rosul melarang pergi ke masjid, ko yo berani-beraninya mengkonsumsi barang haram (menurut versi tarjih muhammadiyah) di dalam masjid? Ketika kebutuhan rumah tangganya saja masih banyak kekurangan, apakah adil jika suami membakar uang untuk rokok? Wallohua’lam.


Jumat, 01 Juni 2012

Benarkah Perokok Pasif Lebih Berbahaya?

By Adi Panca | At 07.04.00 | Label : , , | 0 Comments

Aku pengen ketawa ketika denger statement yang mengatakan bahwa perokok pasif itu lebih berbahaya dari pada perokok aktif. Koplak! Pengen koprol-jungkir balik sambil ngece-ngece. Hahaha.. Kok yo banyak orang yang langsung percaya. Padahal, menurutku itu statement guablok (maaf loh kasar). Masak perokok pasif lebih berbahaya ketimbang perokok aktif? Siapa toh yang pertama kali ngomong gini? Pengen tak plorotke celanane. Hehehe.. pisss…
Alasan perokok pasif lebih berbahaya itu katanya karena perokok pasif menghisap asap rokok buangan yang merupakan hasil bla bla bla. Aku sendiri yo nggak ngerti isinya apa. Tapi gunakan logika anda. Pertama, sebagai perokok aktif dia hisap tuh asap rokok langsung dari mulut, artinya tidak ada proses filter lagi (melalui hidung akan difilter dulu bung) lansung ke paru-paru, kemudian disebarin oleh jantung ke seluruh tubuh. Kedua, kalo emang asap rokok buangan itu lebih berbahaya, lah wong perokok aktif itu juga kebagian juga asap rokok buangan dari mulut kehirup lagi tuh melalui idung. So? Perokok aktif dua kali lebi berbahaya daripada perokok pasif.
Tak pikir-pikir, paling-paling ungkapan di atas itu buatan para pengusaha rokok. Loh apa tujuannya. Pola pikir masyarakat bung. Masyarakat akan berfikir, “ah, kalo perokok pasif lebih bahaya mah mending gue ngrokok aja sekalian”. Akhirnya tambah banyak deh yang ngrokok, perusahaan makin kaya deh. Lihat, sekilas benar tapi menyesatkan itu statment yang bilang perokok pasif lebih berbahaya. Cerdaslah masyarakat! Merokok itu berbahaya mulai dari kesehatan tubuh dan kantong anda.

Kamis, 31 Mei 2012

Nulis Lagi di Rumah Baru

By Adi Panca | At 06.57.00 | Label : , | 0 Comments

Lama (banget) juga gak nulis blog. Kesibukan pekerjaan dan nulis skripsi - juga rasa malas, hehe - membuat blog ini kosong tak terawat. Ya memang, kemaren bukan cuma sibuk di luar rutinitas blogging, ada juga sih yang kemaren itu waktuku sibukkan buat ngurus blog. Apa itu? Membuat rumah baru. Ya, www.arrosyadi.wordpress.com akan memiliki rumah baru mulai bulan depan. Insya Alloh dengan adanya rumah baru ini, saya beserta istri (saat ini masih calon, hehe..), akan lebih rajin berbagi ilmu melalui dunia maya. Yah, kesannya pengen terlihat lebih profesional dengan custom domain baru yang mencerminkan kami berdua J.
Temen-temen sudah sangat penasaran ya dengan rumah baru kami? Ke-GeeR-an nih. Hehe.. Saya jelaskan dulu ya. Di rumah baru kami nanti, insya Alloh akan berisi banyak informasi bermanfaat untuk kita semua. Mulai dari Akademik (Administrasi Negara atau Manajemen dan Kebijakan Publik, juga ditambah dengan Akuntasi oleh istri saya nanti), Keluarga (mulai dari mau nikah, nikah, merawat cinta, anak, dll), Huburan, Keislaman (Fiqih, Muamalah, Ibadah, dll), Informasi Lowongan Kerja, Software, Blogging, dan lain sebagainya. Intinya, rumah baru kami itu merupakan portal utama dari berbagai blog yang kami miliki. Ya, saya pikir meskipun bagus punya banyak blog dengan spesifikasi berbeda-beda, tapi capek juga ngurusin banyak blog, mahal pula maintainance-nya. Meskipun nantinya salah satu tema yang menarik dan bisa kami handel secara totalitas dan capable (juga potensial bisnis, hehehe..) akan tetap ada blog mandirinya.
Yup, begitulah kira-kira gambaran rumah baru kami. Lalu bagaimana dengan www.arrosyadi.wordpress.com yang sudah ber-pagerank 3? Ya, memang sayang untuk ditinggalkan. Oleh karenanya, kami berencana untuk tetap memakai blog ini tapi hanya untuk informasi singkat saja, artinya artikel tidak penuh. Kalo mau baca yang penuh ya kunjungi www.adipanca.net (alamak, keceplosan).
Oke kawan, karena sudah keceplosan mending kabuuuuurrrrr….

Rabu, 17 Desember 2008

Akhirnya Jadi Juga

By Adi Panca | At 10.40.00 | Label : , , | 0 Comments

Setelah melakukan riset puluhan tahun dan menggelontorkan dana bermilyar-milyar rupiah, akhirnya proyek raksasa saya tercapai sudah. Lega rasanya. Rasa capek yang luar biasa seakan terbalas tunai. Tidak ada yang bisa menggantikan kebanggan dan kebahagian keberhasilan proyek ini. Sungguh luar biasa…

Ngomongin apa sih? Kalimat di atas itu terlalu hiperbola. Aslinya proyeknya hanya memakan biaya puluhan ribu rupiah saja dan waktunya hanya hitungan hari. Proyek apa itu? Jrennnnnnnggggggg…. Proyek membuat blog di Blogspot. Hahaha.. kalian tertipu ya?! Jangan marah loh…

Begini ceritanya, blog saya yang pertama itu di Multilply, alamatnya arrosyadi.multiply.com. Tapi sebenernya ga niat buat log di situ sih, itu karena kepepet aja. Ketika saya ingin download ceramahnya Zainudin MZ di Multiply, ternyata mesti terdaftar dulu sebagai member, dengan sedikit terpaksa akhirnya saya mendaftar di Multiply. Tapi sekarang tidak pernah saya urus lagi.

Beberapa bulan kemudian, teman-teman kos saya ramai membicarakan tentang blog. Nah, salah dua dari mereka meng-instal Wordpress versi offline. Saya pun tertarik, karena saya menilai ini lebih enak digunakan dan mohon maaf, lebih bagus dari pada Multiply. Akhirnya, saya sering ke Warung Internet (Warnet). Mau ngapain? Tentu saja buat blog di Wordpress. Jika temen-temen saya belajar offline, saya selangkah lebih maju, belajar langsung online. Hanya saja dompet cepet terkuras. Hiks…

Setelah yakin dengan wordpress yang dimiliki, saya melirik Blogspot. Kenapa? Karena saya sering melihat blog-blog orang lain yang di Blogspot ternyata bisa bagus-bagus? Sedangkan jika di Wordpress untuk customize lebih bagus lagi kita harus memiliki domain dan web hosting (kalo tidak salah seperti itu). Saya pun mencoba mencari tahu tentang blogger.com. Ternyata di Blogspot tidak harus seperti itu, selain itu banyak widget yang suport untuk Blogspot. Sedangkan di Wordpress sangat terbatas. Mungkin karena versi wordpress.com.

Riset saya pun bermulai dari mengunjungi blog luar biasa din trik-tips.blogspot.com. Disitulah saya belajar bagaimana membuat blog di Blogger.com. Karena di blog ini dibahas banyak sekali pernak-pernik tentang Blogger. Luar biasa, kenapa begitu? Kebanyakan orang jika memiliki ilmu seperti itu akan berfikir dua kali untuk membaginya dengan cuma-Cuma. Paling tidak dibuatkan sebuah buku terus dijual. Tapi masnya yang belum saya kenal kecuali identitas kendhin ini membaginya gratis. Matur nuwun sanget nggih mas-e.

Setelah beberapa hari harus buat dan hapus blog, akhirnya blog saya tercipta sudah. Dengan terciptanya blog ketiga saya ini jadi saya memiliki tiga blog. Tapi hanya dua blog yang saya akui kebenarannya. Di wordpress dengan alamat arrosyadi.wordpress.com atau bisa juga diakses melalui catatan-ringan.co.cc dan di blogspot dengan alamat ar-rosyadi.blogspot.com yang bisa diakses melalui catatanringan.co.cc.

Fiuh, ternyata ngetik kayak gini aja capek ya?! Ya udah deh, met baca-baca aja. Insa Alloh saya lagi konsentrasi buat content-nya. Tapi kuliah gimana dong? Ya dua-duanya harus tetap bisa berjalan… Semoga…
Posting Lama ►
 

Mengenai Saya

Foto saya
Berbagi informasi CPNS dan Lowongan Pekerjaan
Masukan email-mu untuk terus update artikel dan info CPNS dan Lowker dari Adipanca.Net

Copyright © 2012. Adi & Panca Blog - All Rights Reserved Thanks to: by Blog Bamz